![]() |
| Ilustrasi |
Sejumlah pemain sepak bola papan atas dunia ternyata dianggap penghianat dalam dunia sepak bola. Sebagian dari mereka yang berkhianat sebelumnya adalah bintang lapangan, kini hanya menjadi cemoohan karena tak segemilang dulu. Bahkan ada diantara mereka yang tega menghancurkan impian klub yang ditinggalkannya. Lihat aja langsung sejumlah pesepak bola dibawah ini yang dianggap penghianat.
15. Fernando Torres
![]() |
| Kejayaan Torres di The Reds |
Kepindahan Fernando Torres ke Chelsea sangat melukai hati para penggemar Liverpool meski Torres memberikan niali transfer yang besar kepada Liverpool yang mencapai 50 juta pound. Kepindahannya di pertengahan musim membuat soperter The Reds kecewa, padahal The reds sedang dalam kondisi musim yang buruk.
Keperkasaan Fernando Torres di Liverpool tak ikut dibawanya ke Chelsea, karena hingga saat ini dia masih kesulitan untuk mencetak gol bersama The Blues dan bahkan The Blues berencana menjual Torres untuk diganti dengan pemain baru pada bursa transfer.
Di Chelsea Torres tidak mendapatkan umpan seperti yang diberikan Luis Suarez kepadanya dulu saat masih memakai seragam kebanggan The Reds. Namun Torres tetap mengakui jika tinggal di Liverpool lebih nyaman dibanding di London bersama Chelsea.
14.Michael Owen
Michael Owen telah dianggap sebagai legenda Liverpool pada akhir tahun 90an hingga awal tahun 2000an. Owen pindah ke Newcastle dan kemudian pindah lagi ke Manchester United yang merupakan musuh bebuyutan The Reds. Hal itulah yang menyebabkan fans fanatik The Reds membenci pemain bertubh kecil yang dijuluki 'Golden Boy' oleh mereka.
Namun julukan penghianat sejati kurang tepat diberikan kepada Michael Owen, karena setelah selesai memberikan sentuhannya di Newcastle, Owen kesulitan untuk mendapatkan club baru. Bahkan Agen Owen harus membuat brosur 34 halaman untuk dibagikan kepada klub untuk menarik Owen bergabung.
Cara itu akhirnya Sukses, dan Owen dipinang Manchester United untuk menjadi striker lapis kedua dan sukses memberikan sebuah piala selama bersama Setan Merah. Sekarang Owen bermain untuk klub liga inggris Stoke City.
13. Ian Wright
Sebelum menjadi legenda Arsenal, Ian Wright adalah striker Crystal Palace yang meraih kesuksesan bersamanya. 100 Gol dicetak Ian Wright bersama Crystal Palace dalam 254 pertandingan selama enam musim.
Kepindahan Wright dari Palace tidak membuatnya dianggap sebagai penghianat, karena Palace ada sebuah klub kecil pada tahun 1991, sedangkan Arsenal adalah raksasa Liga Inggris dan pemegang piala saat itu.
Yang membuat Wright disebut sebagai penghianat oleh seluruh fans Crystal Palce adalah ketika Wright mencetak sebuah gol ke gawang Crystal Palace yang membuat Crystal Palace harus terdegradasi dari Liga Premier Inggris, padaha itu adalah musim pertama Wright bersama Arsenal.
12. Carlos Teves
Carlos Teves memutuskan pindah dari Manchester United ke rival abadi yaitu Manchester City dengan biaya transfer 25,5 juta pound yang diinginkan tercapai. Hal ini lah yang membuat Teves masuk dalam daftar list ini.
Tetapi itu tdak cukup untuk memberi gelar penghianat pada Teves. Pada awal karirnya sepakbolanya bersama Corinthians juga termasuk berkhianat, pasalnya saat diperintahkan agar tidak pindah, Teves malah tidak mau diturunkan dalam pertandingan, karenanya klub asal Brazil itu memasukkan Teves ke daftar list penjualan yang membuatnya berlabuh di West Ham.
Saat ini Teves bersama Manchester City, dan sifat berkhianatnya seolah muncul saat di Liga Champion. ketika Teves menolak untuk bermain saat Manchester City menghadapai Bayern Munich, padahal dia tidak sedang cedera dan seharusnya siap tampil.
11. Luis Enrique
Luis Enrique memulai awal yang impresif untuk karirnya sebagai meneger di usianya ke 41. Mendidik generasi muda Barcelona B sejak tahun 2008, dan pada musim 2011 dia pindah untuk melatih AS Roma, dan ironisnya, dia harus kembali memimpin generasi-generasi muda dengan bakat yang menjanjikan.
Hal tentang Luis Enrique yang tidak banyak diketahui orang adalah jika Real Madrid adalag tempat dimana Enrique menghabiskan awal-awal karirnya sebelum pindah ke Barcelona karena habis kontrak. Tetapi kepindahannya ini tidak banyak di komentari orang karena Enrique bukan merupakan pemain kunci dan dia hanya mencetak 18 gol selam berseragam Real Madrid, dan sebenarnya Madrid tidak ingin memperpanjang kontraknya.
Kepindahan Enrique ke Barca sangat disesalkan oleh Real Madrid. Status Enrique sebagai pemain lepas karena kontraknya dengan Madrid sudah habis membuat Barcelona tidak memberikan uang sedikit pun kepada Madrid. Selain itu, ketika berseragam Barcelona, Enrique justru semakin bersinar dengan mencetak 109 gol dari 300 laga yang dimainkannya dan memenangkan dua piala La Liga, dua piala Copa Del Reys, satu piala Super Copa Espana, satu UEFA Cup Winners Cup, dan UEFA Super Cup.
10. Bernd Schuster
Tindakan yang dilakukan Bernd Schuster ini memang mengundang kontroversi, Bermain selama delapan musim berseragam Barcelona dan menjadi pemain inti yang diandalkan, Schuster memutuskan untuk pindah ke rival abadi Barcelona yaitu Real Madrid.
Di Real Madrid, Schuster bermain sama baiknya ketika berseragam Barcelona. Hal yang paling menambah kontroversi kepindahannya adalah saat usia 30 tahun dia memutuskan untuk pindah ke rival abadi sekota Real Madrid yaitu Atletico Madrid.
9. Kenny Miller
Satu lagi rival abadi yang tak kalah dengan El Clasico adalah Ranggers dan Celtic yang merupakan rival abadi yang dipenuhi dengan politik tingkat tinggi dibalik rivalitas mereka. Setiap pemain kedua tim sadar jika itu satu-satunya rivalitas yang tidak ingin dikacaukan, kecuali Kenny Mille yang melupakan rivalitas kedua tim dengan kepindahannya dari Rangers ke Celtic dan kemudian kembali pindah ke Rangers.
Namun fans Rangers tidak memperdulikan hal itu, karena Kenny Miller memberikan performa terbaiknya dan membantu Ranggers beberapa kali meraih gelar juara. Sementara itu fans Celtic juga mungkin mendapatkan keuntungan dari Miller, meski pada musim pertamanya bermain buruk bersama Celtic, tapi Celtic masih meraih gelar juara liga dan cup di musim pertama sekaligus musim terakhirnya bersama Celtic.
8.William Gallas
Sejumlah orang mengatakan jika Gallas tidak layak masuk kedalam list ini. Kepindahan Gallas dari Chelsea ke Arsenal sebagai bagian dari perjanjian untuk mendatangkan Ashley Cole ke Chelsea. Mungkin mereka melupakan jika kepindahan Gallas meninggalkan Chelsea dengan beberapa ketentuan, dimana klub mengeluarkan ketentuan apabila Gallas tidak dijual oleh klub maka dia diperbolahkan mencetak own gol.
Diakhir masa kontraknya bersama Arsenal, Gallas memutuskan untuk pindah ke Tottenham yang kembali mengecewakan fans pada tim yang ditinggalkannya. Yang lebih memperburuk lagi adalah dimana Arsenal ingin memperpanjang kontraknya tapi peraturan di kontraknya menuliskan gaji yang sangat tinggi yang dapat dipenuhi The Gunners.
7. Zlatan Ibrahimovic
Pemain yang satu ini memang diketahui tidak pernah setia pada satu tim. Dalam tim nasiona Swedia Ibra beberapa kali menyatakan pensiun dari timnas, karena keberatan dengan hukuman yang diberikan kepadanya karena keluar dua hari sebelum pertandingan Internasional Swedia.
Hal yang sama juga dilakukan Ibra saat berkostum Juventus. Ketika Juventus didegradasi ke seri B Liga Italia Ibra dan agennya meminta akag dirinya dikeluarkan dari kontrak, namun Ibra pindah ke rival abadi Juventus yaitu Inter Milan.
Tidak mungkin bermain di kedua sisi dari ricalitas terbesar seri A Italia, Ibra memutuskan bahwa dia ingin bermain untuk kedua sisi dari rivalitas seri A yaitu Milan rivalitas.
Setelah mendapatkan perlakuan tidak baik di Barcelona, Ibra memutuskan pindah ke AC Milan diman dia kembali menjadi pencetak gol tersubur seri A dan memenangkan gelar seri A setiap tahun dia bermain di seri A.
Perlu anda ketahui sebelumnya ke Ac Milan, Ibra ingin pindah ke Real Madrid setelah tidak cocok dengan Pep Guardiola yang melatih Barca, namun ditolak oleh Preside Real Madrid.
6. Ronaldo (Brazil)
Sosok bintang yang satu ini memang sudah melegenda setelah dia berhasil membawa Brazil menjuarai piala Dunia Korea Jepang tahun 2002 silam. Namun soal kesetiaan terhadap klub, Ronaldo tak dapat menunjukkan apapun.
Meski tidak pindah ke rival club sebelumnya, tetapi Ronaldo pernah bermain untuk Barcelona, ia juga pernah Bermain untuk real Madrid, si kepala botak ini juga pernah bermain bagus bersama Ac Milan dan Inter Milan, dan menjadi satu-satunya pemain yang pernah bermain pada keempat klub itu.
5. Wayne Rooney
Rooney diketahui bertumbuh besar sebagai pendukung Everton dan tinggal dekat dengan klub selama masa kecilnya. Pada usia 11 tahun dia bergabung bersama Everton yang membuat bangga pendukung karena skill yang dimilikinya.
Rooney juga memukau para fans saat dia mencetak gol di final FA Youth Cup dengan menunjukkan kaos yang bertuliskan 'sekali biru, selamanya tetap biru' untuk memberikan kepastian atas dedikasinya kepada klub.
Dua tahun kemudian dedikasi itu dihancurkan dengan kepindahannya ke Manchester United, dan mencium logo Manchester United dihadapan fans Everton saat dia mencetak gol ketika menjamu Everton di Old Traffod, dan tidak mengingat jika Everton lah yang membuatnya menjadi pemain besar hingga saat ini.
4. Mo Johnston
Berbeda dengan Kenny Miller, Johnston membuat kekacauan hebat dalam kepindahannya. Sebelum pindah dari Nantes ke Rangers, Johnston telah menjadi pahlawan bagi Celtic dengan mencetak 50 gol lebih sejak tahun 1984 hingga 1987 dan memenangkan Liga dan Scotland Cup.
Ketika memutuskan untuk kembali ke Scotland setelah dari Nantes, Johnston mengharapkan kembali ke Celtic dan bahkan dia suda membuat konfrensi pers di Celtic Park yang menyatakan jika 'Celtic adalah saru-satunya klub yang ingin saya bermain'.
Mengetahui penawaran yang diberikan Rangers lebih tinggi Johnston berbalik arah dari pernyataannya sebelumnya dan segera bergabung bersama Ranggers dan menyebabkan kedua kubu ini mengalami suatu kekacauan. fans Ranggers membakar smua atribut yang berlogo Ranggers sedangkan Celtic mengangap Johnston adala Yudas Iskariot atas tindakan balik arahnya.
Namun akhirnya Mo Johnston berhasil mengikat sebagian fans Rangers dengan kemampuan dan hasil bagus yang dilakoninya bersama Rangers meski sebelumnya mendapat penolakan.
3. Ashley Cole
Babak pertama yang membuat Ashley Cole masuk dalam urutan ketiga list ini adalah ketika pertemuan tertutupnya dengan Jose Mourinho dan Peter Kenyon dari Chelsea yang menjadi kontroversi. Ketika pertemuan itu diketahui publik, akhirnya semua orang yang terlibat dalam pertemuan itu mendapat hukuman. Izin agen Cole dibekukan selama 18 bulan.
Cole kemudian menandatangani perpanjangan kontraknya selama satu tahun bersama Arsenal dan tak lama kemudian dia kembali membuat kontroversi dengan mengatakan bahwa dia menolak perpanjangan kontrak Arsenal untuk mendapatkan kenaikan gaji seperti yang diberitakan Chelsea dan mengatakan kepada umum jika dia merasa terhina dengan gaji yang ditawarkan Arsenal.
2. Luis Figo
Sebutan penghianat sangat disayangkan disematkan pada Luis Figo yang merupakan pemain terbaik dan profesional sejati. Jika melihat kepindahannya dengan bermain bersama rivalitas sepanjang sejarah, mungkit ungkapan penghianat layak baginya.
Kepindahan Figo ke Real Madrid adalah hal yang sangat berbahaya, mengingat fans Barcelona sangat mencintai Luis Figo selama dia berseragam Barcelona dan memenangkan berbagai gelar bersama Barcelona. Tiga tahun setelah kepindahannya dari Barcelona, Luis Figo masih sering dilempari barang-barang , termasuk salah satunya kepala babi.
1. Sol Campbell
Cerita kepindahan Sol Campbell mirip dengan Wayne Rooney, tetapi tidak sehebat Gallas, Ronaldo, maupun Ibrahimovic. Ia hanya pindah ke klub rival sekali, namun ia masuk dalam list ini sebagai penghianat sepak bola no 1 se jagad.
Bukan keinginan pemain berkulit hitam ini untuk meninggalkan Tottenham yang membuat fans Spurs membencinya, karena pemain sekalibe Campbell layak untuk bermain bersama klub yang berlaga di Liga Champion.
Tetapi untuk pindah ke klub rival dengan status bebas transfer, itu tidak bisa diterima oleh fans Spurs dan segera memberinya julukan 'Yudas' oleh suporter Spurs.
Sol Campbell menempati posisi pertama sebagai penghianat terbesar dalam sepak bola yang dilakukan Daily Mail. (astalavista)
Sumber : kaskus.co.id
Foto : Flickr.com dan beberapa sumber lainnya















No comments:
Post a Comment