Menjadi juru parkir adalah bukan pekerjaan yang mudah, karena harus menjaga keamanan kendaraan yang diparkir, karena jika ada kendaraan yang hilang di wilayah si tukang parkir, maka si tukang parkir lah yang lebih dahulu jadi saksi yang dipanggil oleh pihak kelpolisian. Tetapi ada juga juru parkir yang membuat kita ngomel setelah ngasi uang parkir. Ada beberapa kriteria Juru Parkir di Indonesia yang mungkin sering anda temui di tempat parkir.
Juru Parkir Profesional
Juru Parkir profesional biasanya jujur, baik, ramah, dan rajin, ketika kita kesulitan untuk memarkirkan maupun mengeluarkan kendaraan kita dari tempat parkir, Juru Parkir profesional pasti langsung membantu. Dia juga akan memberikan kartu parkir sebelum menerima uang parkirnya. Namun Juru parkir seperti ini sangat jarang kita jumpai di negeri yang luas ini. Kita hanya bisa menemui juru parkir profesional di pusat-pusat perbelanjaan, mall, maupun instansi pemerintah.
Juru Parkir Flamboyan
Juru parkir seperti ini biasanya tidak jujur, karena jika ada kesempatan dia akan menilap setoran parkir, dan sesekali tidak memberikan karcis parkir kepada pelanggan. Dan secara umum juru parkir dengan kriteria ini sangat senang dengan pelanggan wanita, dan dengan semangat 45 dia akan membantu wanita cantik yang kesulitan memarkirkan ataupun mengeluarkan kendaraannya. Jika yang mengalami kesulitan lelaki bertubuh kekar, maka dia akan pura-pura menutup diam dan datang hanya untuk menagih uang parkirnya.
Juru Parkir Preman
Juru parkir seperti ini biasanya ditakuti pelanggannya. Lokasi yang dijadikan lahan oleh Juru parkir biasanya halaman depan toko yang sipemilik toko sendiri ingin menggratiskan parkir pelanggannya. Juru parkiri seperti ini juga sering kita temui di pasar saat berbelanja. Biasnya uang hasil parkir ini digunakan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya. Juru parkir seperti ini biasanya menganggap lokasi perparkiran itu adalah jatah preman. Juru Parkir preman juga dibagi jadi dua, preman yang terorganisir yang memiliki kelompok yang ditakuti, dan preman kampung yang menjadi centeng hanya di kampungnya sendiri.
Juru Parkir Musiman
Tidak jauh beda dengan juru parkir preman, juru parkir musiman biasanya muncul saat ada acara-acara keramaian seperti panggung hiburan dangdut, dan lahan yang mereka pakai adalah trotoar atau sebuah lapangan yang disulap jadi lahan parkir. Anda juga tidak perlu heran karena tarif yang digunakan juruparkir dadakan bisa mencapai tiga kali lipat dari harga parkir normal.
Juru Parkir Berisik
Priiiiiiit, priiiit,priiiii..... adalah suara berisik yang selalu keluar dari pluit atau semprit si tukang parkir berisik ini. Juru parkir seperti ini selalu sigap untuk menyambar lembaran rupiah yang disodorkan pelanggannya saat hendak keluar, sambil meniup pluit di mulutnya tangannya juga sibuk mengatur kendaraan yang keluar masuk. (astalavistainfo)
Sumber : kaskus.co.id
Sumber : kaskus.co.id

No comments:
Post a Comment