6/07/2013

Fotografi Analog dan Digital

Ilustrasi kamera digital dan Analog (flickr.com)
Pada dasarnya fotografi digital dan fotografi analog memang berbeda, Karena teknologinya memang berbeda. Karenanya penyikapannya pun berbeda. Jika kita memotret dengan kamera analog yang termasuk peralatan mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual dan juga menggunakan film sebagai penerima bayangan gambar, dibandingkan dengan kamera yang full electronic yang menggunakan sensor CCD untuk menangkap bayangan dan compact flash sebagai penyimpan imej gambarnya.


Teknologi analog membutuhkan penanganan dan perhitungan yang lebih teknis, karena si fotografer harus memilih film dengan asa atau kecepatan film tertentu pada kondisi pencahayaan tertentu untuk mendekati pencahayaan yang normal. Lalu mengatur lensa (diafraghma) dan kecepatan (speed) kameranya untuk menghasilkan gambar yang bagus. Selanjutnya untuk melihat hasilnya yang masih berupa negatif dan harus mencuci film tersebut dengan waktu tercepat lebih dari sepuluh menit, apalagi jika ingin lebih jelas lalu mencetaknya ke foto yang utuh atau positif.

Jika dibandingkan dengan fotografer yang menggunakan kamera full electronic. Sifotografer hanya tinggal memutar tombol pilihan asa sesuai dengan kebutuhan, tanpa harus mengatur lagi berapa bukaan atau kecepatan (speed) yang digunakan, tanpa harus mencuci film karena hasilnya bisa langsung dilihat, tinggal mengatur komposisi, lalu jepret, dan jadilah gambar yang sudah tersimpan dalam cmpact flash dalam bilangan detik.(Astalavistainfo)

*Sumber : Majalh Chip
*Foto : flickr.com

No comments: