6/07/2013

Sepintas Sejarah Orang Batak

Tarian Orang Batak/Ilustrasi (flickr.com)
Ada banyak cerita tentang dari mana asal muasal orang/suku batak. Dalam cerita rakyat yang berkembang dalam suku batak, orang batak berasal dari keturununa si Raja Batak dari Pusubuhit, meskipun hal ini masih diperdebatkan sesama suku batak lainnya. Namun jika telaah lebih jauh lagi secara ilmiah, ada banyak kemiripan antara suku batak dengan suku-suku lainnya yang berasal dari negara-negara tetangga Indonesia.

Di Sumatera Utara, ada beberapa etnis yang bisa dibilang etnis batak, meskipun sebagian dari mereka menentang hal tersebut. Sepertihalnya Etnis Karo, yang tidak ingin disebut batak karo meskipun ada kesamaan marga dan bahasa dengan etnis batak yang lazim disebut batak toba.


Sama halnya dengan etnis Batak Simalungun, Pakpak, dan Mandailing. Mereka juga enggan disebut suku batak meskipun ada kesamaan marga dan garis keturunan yang bisa di urutkan berdasarkan tarombo yang masing-masing etnis mengenal istilah tersebut.

Ucapan salam merupakan salah satu ciri dari kebudayaan yang menandakan sebuah etnis. Di Sumatera Utara yang memiliki beragam etnis juga memiliki salam khas tersendiri seperti Horas, Mejuah-juah, dan berikut ini detail salam khas etnis batak di Sumatera Utara.

a. 'Njuah-juah Mo Banta Karena' merupakan salam khas etnis Pakpak
b. 'Mejuah-juah kita krina' merupakan salam khas Karo
c. 'Horas Jala Gabe Ma Dihita Saluhutna' merupakan salam khas Batak Toba
d. 'Horasn Banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona' merupakan salam khas etnis Simalungun
e. 'Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung' merupakan salam khas etnis Mandailing

Berdasarkan kelima salam khas diatas, memang ada kesamaan antara kelima etnis tersebut dan bukan tidak mungkin jika kelima etnis tersebut merupakan satu keturunan yang sudah menyebar dan beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang baru, sehingga terjadi perubahan. (Astalavistainfo)

*Sumber : Dikutip dari berbagai sumber
*Editor : Admin
*Foto : flickr.com

No comments: