Nak, bukan ayah tak sayang sama mu, tapi maaf kan ayah karena tak mampu memberikan kasih sayang ini, sepenuhnya pada mu. Suatu hari nanti, kau akan tau, seperti apa hati ayah untuk mu.
Hari ini ayah antarkan kebutuhan mu nak, maaf kebutuhan mu tak lengkap, karena ayah tak pernah menerima kabar tentang dirimu dari orang-orang yang saat ini ada di sekitar mu.
Nak, suatu hari kita akan bersama sama lagi, suatu hari, ayah akan menjemput mu dan akan selamanya bersama mu.
Nak, saat ini ayah belum bisa menemui mu, bukan karna ayah tak rindu, bukan karena ayah tak sayang pada mu, tapi karena sebuah hal, yang ketika kau dewasa nanti akan mengerti tentang keadaan ini.
Nak, satu pesan ayah untuk mu, jangan lah pernah mengeluh tentang kehidupan ini, jangan pernah menilai kasih sayang dengan uang, selalulah menjadi makhluk Allah yang selalu bersyukur.
Nak, jadilah anak yang pintar, supaya kau tau nanti membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Nak, hidup ini bukan untuk kaya, hidup ini untuk bahagia dan bagaimana membuat agar dimana-mana hati mu senang dan bermanfaat untuk orang lain.
Nak, yang sabar yah disana, hari ini esok dan lusa, ayah tak bisa memeluk mu. Tapi ingatlah janji ayah nak, suatu hari ayah akan menjemput mu untuk selamanya, tentu saja dengan cara yang baik dan benar.
Nak, jaga kesehatan mu, sabar, dan tetap semangat, karena Allah sayang pada mu.
Satu lagi pesan ayah nak, jangan jadi parbada yah nak. Kalau kita salah, kita minta maaf, terkadang meskipun kita benar ada kalanya kita perlu mengalah, itu bukan berarti kita kalah, tapi kita hanya menunda kemenangan kita, sambil belajar bersabar, dan berjuang untuk membuktikan bahwa yang benar itu tetap benar.
#jumat 16 Agustus 2019
Maaf yah nak, ayah males berantem disana..
No comments:
Post a Comment