Bintang-bintang menemani renungan malam ini
Tak terasa, pedang itu membunuh perlahan,
Menelan usia, kala amarah bergejolak tak tentu arah
Hawa nafsu mengiringi jalan menuju surga, tak mungkin.
Pola yang monotonpun mampu menyesatkan
Mengabaikan kebaikan yang sungsang, menelan emosi berpacu dengan sang waktu yang tajam
Hingga ajal menjelang, akankah kesesatan ini tetap ada
Bergemuruh sepanjang jalan berselimut awan tebal dan memaksa cahaya semakin meredup dalam gelap.
12.07.19
Ruang dimensi
No comments:
Post a Comment