1/06/2014

Sinabung Memanas, 115 Kali Letusan, Pengungsi Bertambah

Sinabung Memanas, 115 Kali Letusan, Pengungsi Bertambah

AstalavistaInfo | Tanah Karo

Erupsi Gunung Sinabung yang kembali terjadi sejak Sabtu (4/1) kemarin hingga saat ini terus meningkat, menurut data yang dilaporkan PVMBG hingga Senin (6/1) setidaknya sudah terjadi sebanyak 115 kali erupsi letusan awan panas yang keluar dari Gunung Sinabung sejak Sabtu lalu dengan aktivitas sangat tinggi.

Menurut data dan informasi yang diperoleh dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa dalam dua hari terakhir tercatat sudah terjadi erupsi sebanyak 106 kali dengan jumlah gempa hybrid hingga 1.545 kali bersamaan guguran awan panas hingga sebanyak 426 kali.

"Selama dua hari sejak Sabtu (4/1) kemarin aktivitas letusan erupsi Sinabung semakin meningkat. Rician datanya tercatat sudah sebanyak 106 kali erupsi dengan disertai 1.545 gempa hybrid bersamaan 426 kali guguran awan panas," jelasnya melalui pesan singkat.

Selain itu dirinya menjelaskan bahwa Gempa hybrid yang terjadi mencapai ribuan kali tersebut menandakan meningkatnya suplai magma ke permukaan yang masih berlangsung secara intensif. Bahkan kondisi kubah lava sudah mulai terlihat muncul meluber ke arah timur, guguran juga diketahui baru bergerak sejauh 500 meter.

Dengan adanya aktivitas tersebut dijelaskannya apabila suplai dari bawah perut gunung masih berlangsung dengan intensitas yang tinggi maka guguran awan panas panas akan masih berlangsung terus menerus hingga akhirnya meluber ke arah timur. Akibat lain lain letusan yang terjadi diprediksi juga akan disertai dengan lontaran material (2-6 cm)  dalam radius 5 km.

"Hingga saat ini luncuran awan panas ke arah tenggara-selatan dengan jarak hingga mencapai 4,5 km. Apabila suplai dari bawah perut gunung masih berlangsung dengan intensitas yang tinggi maka guguran awan panas panas akan masih berlangsung terus menerus, hal itu nantinya akan melontarkan material setidaknya berukuran 2-6 Cm dengan radius 5 Km," jelasnya lagi. 

Letusan Sinabung yang terus menerus terjadi akhirnya menyebabkan pengungsi yang ada terus bertambah. Dari data yang dicatat BPBD saat ini pengungsi bertambah hingga berjumlah 21.893 jiwa dari 6.815 KK yang tersebar hingga di 33 titik pengungsian. Dari jumlah tersebut terperinci sebanyak 1.204 jiwa lansia, 179 ibu hamil, dan 606 bayi ikut mengungsi dari 25 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Karo tersebut.

Seiring dengan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 18 Januari 2014, Komandan Tanggap Darurat terjadi pergantian Komandan Tanggap Darurat (KTD). Saat ini KTD  dijabat oleh Kepala Dinas Perhubungan Karo. Kolonel Prince Meyer Putong yang sebelumnya menjabat Dandim Karo selaku KTD, saat ini sebagai Waaslog Kodam Bukit Barisan. (ABM)

No comments: